Senin, 10 Juli 2023

As Mulai Ketar-Ketir Begini Cara China 'Membekingi' Rusia

As Mulai Ketar-Ketir: Begini Cara China ‘Membekingi’ Rusia

Hubungan antara China dan Rusia selama beberapa dekade terakhir telah mengalami perubahan yang signifikan. Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan pergeseran ke arah kemitraan yang lebih erat antara kedua negara tersebut. China telah secara bertahap menjadi ‘pelindung’ Rusia dalam berbagai aspek, dan hal ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan beberapa pihak di dunia internasional.

China dan Rusia memiliki sejarah panjang dalam kerjasama bilateral. Keduanya adalah negara besar dengan kepentingan strategis yang serupa. Mereka berbagi perbatasan darat yang panjang dan memiliki ketertarikan yang sama terhadap stabilitas geopolitik di kawasan Asia Tengah. Karena itu, tidak mengherankan jika China dan Rusia mencari cara untuk saling mendukung dan memanfaatkan keuntungan yang dimiliki oleh masing-masing negara.

Salah satu cara China ‘membekingi’ Rusia adalah melalui kerjasama ekonomi yang kuat. China telah menjadi mitra perdagangan terbesar Rusia, dengan volume perdagangan bilateral yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kedua negara ini telah melakukan investasi yang signifikan di sektor-sektor seperti energi, infrastruktur, dan industri pertahanan. China juga telah memberikan pinjaman dan bantuan keuangan kepada Rusia, yang membantu mengurangi ketergantungan Rusia pada pasar keuangan Barat.

China juga telah menjadi ‘penopang’ Rusia di dunia politik. China telah menggunakan hak veto-nya sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk melindungi Rusia dari tekanan internasional. Contohnya adalah ketika Rusia menghadapi sanksi dari Barat atas tindakan agresifnya di Ukraina, China secara tegas menentang sanksi tersebut dan memastikan bahwa tindakan tersebut tidak diambil.

China juga telah menyediakan dukungan militer kepada Rusia. Keduanya telah melakukan latihan militer bersama dan melakukan pertukaran keahlian dalam bidang pertahanan. China juga telah membeli senjata dari Rusia, yang membantu memperkuat industri pertahanan Rusia yang tengah mengalami kesulitan.

Namun, cara China ‘membekingi’ Rusia juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan beberapa pihak. Pertumbuhan kekuatan China dan kerjasama eratnya dengan Rusia dianggap oleh beberapa negara sebagai ancaman terhadap stabilitas regional. China dan Rusia sering kali bersatu dalam isu-isu politik yang kontroversial, seperti penindasan hak asasi manusia dan penolakan terhadap campur tangan Barat. Hal ini menyebabkan kekhawatiran tentang terbentuknya blok non-Barat yang dapat mengganggu keseimbangan kekuatan global.

kerjasama China-Rusia juga dapat memiliki konsekuensi ekonomi bagi negara-negara lain. Dalam beberapa tahun terakhir, China telah meningkatkan pengaruhnya di kawasan Asia Tengah melal